Bandara Jember Akan Dibuka Lagi
Sekian lama nggak pernah operasi lagi bandara notohadinegoro sempat berhenti Pemerintah Kabupaten Jember sangat mengharap jalur penerbangan komersial dari Bandara Notohadinegoro bisa dibuka kembali pada awal bulan Maret mendatang.
Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Perhubungan Jember Sunarsono. Namun sejauh ini, hasil audit terhadap pendapatan tiga bulan penerbangan perdana pada Agustus tahun lalu masih belum diterima oleh Dishub. Hasil audit ini menjadi salah satu dasar untuk melihat potensi jalur penerbangan komersial di Jember.
“Saya mengakomodasi keinginan masyarakat agar kapasitas pesawat lebih besar, yakni sekitar 36 tempat duduk (seat),” katanya. Dalam hal ini Sunarsono belum bisa memastikan maskapai apa yang bakal beroperasi nanti.
Pada periode tiga bulan penerbangan perdana lalu, selama ini pesawat yang digunakan adalah tipe Let 410 milik maskapai Tri MG. Tipe ini hanya mampu menampung 18 penumpang.
Pemkab Jember menyediakan dana Rp 11 miliar untuk menyewa pesawat. Sunarsono mengatakan, akan ada negosiasi terkait dengan tarif dan durasi sewa. Angka ini belum disepakati, sehingga Sunarsono belum memastikan tarif tiket penumpang.
Ada empat maskapai yang sudah menawarkan diri. Dua di antaranya berdomisili di Singapura. Namun, dari empat tersebut, Dishub terpaksa menolak satu maskapai, karena yang ditawarkan adalah pesawat dengan tipe Casa yang dianggap terlalu kecil.
Hingga kini Pemkab Jember sedang menantikan hasil verifikasi kedua dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Sejumlah sarana akan segera dilengkapi, seperti mobil pemadam kebakaran khusus, ambulans, dan perpanjangan runway untuk jalur off run.
Sumber: infokom jbr






Ya… yang penting bukan sekadar wacana…