Tim SAR jadi korban Antrokan
Korban banjir bandang di Air Terjun Antrokan, Slawu – Jember, ternyata belum cukup. Di sela-sela pencarian korban bernama Hesty (salah satu korban yang hilang), seorang anggota tim SAR bernama Irawan, hilang tanpa jejak, ketika menyusuri sungai Bedadung di desa Curahmalang, Rambipuji. Irawan adalah anggota Tim Sar yang juga warga desa Curahmalang yang turut membantu pencarian korban banjir bandang Antrokan. Diduga Irawan terpeleset dan terseret arus Sungai Bedadung dan tidak dapat menguasai keadaan. Hingga tulisan ini dibuat, belum ada berita terbaru, namun pencarian dihentikan, karena keadaan yang gelap serta situasi yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Rencananya, pencarian Irawan akan dilanjutkan Senin pagi (12/1) hingga ke kali Puger.
Berita terkait, korban bernama Hesty akhirnya ditemukan di Sungai Jompo, tepatnya di daerah Talangsari, Kaliwates Jember, pada hari Minggu siang. Mayat pelajar SMP Nurul Islam ini saat ditemukan dalam keadaan tidak lengkap, dengan kondisi rambut kepala terkelupas, dan satu lengannya hilang. Dengan diketemukannya mayat Hesti ini, total korban tewas dalam musibah banjir bandang air terjun Antrokan, 7 Januari lalu sebanyak 6 orang.





