Mahasiswa Ngeblog? Mengapa Tidak?
Sepuluh tahun yang lalu, orang masih cukup bangga jika mampu menyebutkan atau memberikan alamat emailnya kepada rekan, kolega, atau kenalannya. Namun tidak demikian jika hal itu terjadi saat ini. Orang tidak cukup dianggap ‘keren’ jika belum bisa menyebutkan alamat website ataupun blog pribadinya. Hal ini benar, karena memang saat ini era ‘www’ (baca: internet) sudah tidak bisa dihindarkan dari siapapun, jangankan para professional yang notabene perlu punya banyak koneksi, anak SD pun sekarang harus punya blog pribadi (miniatur dari situs pertemanan semacam Friendster, MySpace, ataupun Facebook).
Bagaimana dengan mahasiswa?
Untuk saat ini jika coba dikaji secara mendalam, ngeblog sebenarnya menjadi hal yang ‘wajib’ bagi mahasiswa. Untuk apa?
Pertama, sudah menjadi rahasia umum bahwa mahasiswa adalah manusia yang penuh idealisme. Ngeblog bisa membuat mereka punya ‘tempat’ untuk menuangkan ‘bom kekritisan’ mereka, apalagi jika mereka seorang aktivis. Ngeblog akan menjadi sarana yang efektif untuk ‘demo’, karena demo tidak harus turun ke jalan, tidak harus teriak-teriak, cukup duduk didepan komputer, tulis apa yang menjadi tuntutannya tersebut di blog.
Kedua, selain mahasiswa dikenal sebagai manusia idealis, ternyata mahasiswa juga manusia yang labil. Nah…keadaan labil ini umumnya bisa diantisipasi atau diminimalisasi dampaknya jika punya tempat berbagi. Namun, tidak semua mahasiswa mau dan mampu untuk berbagi secara langsung kepada teman atau sahabat. Ngeblog bisa dijadikan semacam ajang curhat.
Ketiga, ngeblog bisa dijadikan salah satu cara bagi mahasiswa untuk mendapatkan tambahan uang saku. Caranya? Google Adsense, Paid Review, E-Commerce, Internet Marketing, itu adalah istilah-istilah yang bisa dijadikan kata kunci bagi mahasiswa untuk mendapatkan tambahan uang saku (atau bahkan penghasilan utama!) lewat aktivitas ngeblog. Supaya kata-kata kunci tersebut lebih jelas, bertanyalah kepada para blogger. Mereka pasti akan senang hati menjelaskannya.
Jadi…
Mahasiswa Ngeblog? Why Not?
Source: www.arekUNEJ.com




